Serangan
virus kuning atau bulai alias brekele pada kacang panjang akhir-akhir
ini sudah jamak terjadi. Intensitas serangannya pun tidak bisa dianggap
remeh, karena bisa mengakibatkan kerugian hingga 100% dan mampu menyebar
dengan cepat jika tidak dikendalikan sejak dini.
Keberadaan
penyakit kuning atau brekele atau bulai atau penyakit golkar di
Indonesia pertama kali dilaporkan pada tahun 1989. Waktu itu, penyakit
yang disebabkan oleh virus gemini ini menyerang pertanaman tembakau.
Lantas
di tahun 1996, virus tersebut ditetapkan sebagai virus potensial di
negara-negara Asia yang tergabung dalam kerjasama AVNET, yaitu:
Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Taiwan.
Virus
gemini atau virus kuning memiliki banyak inang dan mampu menginfeksi
beragam jenis tanaman. Setidaknya ada tiga kerabat tanaman yang menjadi
inang dari virus yang disebarkan oleh kutu kebul Bemisia tabaci ini, yaitu Solanaceae, Cucurbitaceae, dan Leguminoceae.
Kerabat Solanaceae yang menjadi inang virus kuning di antaranya adalah: Capsicum annuum (cabai besar), Capsicum frutescens (cabai rawit), Lycopersicon esculentum (tomat), Lycopersicon pimpinellifolium (tomat chery), Nicotiana benthamiana (tembakau), dan Nicotiana glutinosa (tembakau). Sementara untuk kerabat Cucurbitaceae antara lain: Cucumis sativus (timun), Cucumis melo (melon), dan labu-labuan (Cucurbita maxima, Cucurbita ficifolia, dan Cucurbita mixta). Sedangkan kerabat Leguminoceae di antaranya adalah: Phaseolus vulgaris (buncis), dan Glycine max (kedelai).
Lebih cepat menyebar
Seperti ditulis N. Gunaeni, dkk. dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) dalam buku “Penyakit Virus Kuning dan Vektornya serta Cara Pengendaliannya pada Tanaman Sayuran”, perkembangan penyakit brekele sangat tergantung pada banyaknya sumber inokulum atau tanaman inang yang terinfeksi virus kuning, populasi serangga vektor, dan stadia serangga vektor yang ada.
“Jika populasi (kutu kebul
sebagai serangga vektor) didominasi oleh serangga dewasa/imago, maka
arus penyebarannya akan lebih cepat dibandingkan dengan nimfa (mengingat
nimfa, terutama instar kedua dan ketiga, tidak mempunyai tungkai
sehingga tidak aktif bergerak dan selama hidupnya melekat pada bagian
bawah daun),” tulis Gunaeni, dkk..
Serangan isolat
virus gemini yang ditularkan oleh kutu kebul akan menunjukkan gejala
yang berbeda pada masing-masing tanaman, tergantung pada genus dan
spesies tanaman yang terinfeksi.
Pada tanaman
kacang panjang sendiri, serangan brekele pada awalnya akan memunculkan
bercak kuning pada bagian daun, kemudian akan meluas hingga ke bagian
buah juga.
Lebih lanjut, daun kacang panjang yang
terkena virus tersebut akan berubah menjadi kuning, keriting, cekung,
dan kaku. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap produktivitas
tanaman. Potensi kehilangan hasilnya bisa mencapai 20-100%.
“Tingkat
serangannya sangat tergantung kondisi lingkungan. Tanaman kacang
panjang yang baru berumur dua minggu pun bisa terkena. Tapi yang lebih
sering menyerang pada fase-fase awal pembungaan, sekitar umur 35 hari
setelah tanam,” terang Budi Santoso, staf riset tanaman kacang panjang
dan sayuran daun PT BISI International, Tbk.
Penggunaan varietas yang tahan
Hingga saat ini, pengendalian secara langsung terhadap virus gemini belum bisa dilakukan. Pasalnya, memang belum ada golongan pestisida yang khusus untuk mengendalikan serangan virus atau virusida. Oleh karena itu, yang memungkinkan untuk dilakukan adalah dengan mengendalikan serangga vektornya, yaitu kutu kebul Bemisia tabaci, dengan menggunakan insektisida yang tepat, seperti Winder 100EC atau Total Max 200EC.
Selain
itu, penggunaan varietas kacang panjang yang secara genetis lebih tahan
terhadap serangan virus gemini akan sangat bermanfaat untuk menghindari
potensi kehilangan hasil yang ditimbulkan. Dengan menggunakan varietas
yang tahan, misalnya varietas Maraton 169 dari PT BISI, kerusakan yang
lebih parah bisa dihindari, dan yang terpenting adalah petani masih bisa
mendapatkan hasil panen yang optimal.
“Varietas
yang tahan itu tidak menjamin 100 persen aman dan terbebas dari serangan
virus gemini, tapi bisa menekan kerusakan yang ditimbulkan oleh virus
tersebut sekecil mungkin. Sehingga petani masih bisa menikmati hasil
panennya, tanpa perlu mengeluarkan biaya lebih untuk mengatasi serangan
virus,” ujar Zainuri, Market Development Vegetables Seed Manager PT
BISI.
|
0 Komentar untuk "BREKELE YANG BIKIN KACANG PANJANG MEMBLE "